Manajemen Bandwith dengan Simple Queue Mikrotik

Pastikan kita sudah login ke winbox, Klik pada menu Queues maka akan tampil berupa tampilan berikut ini

Apabila kita akan menambahkan queues baru maka klik add (+) dan kemudian akan masuk pada kotak dialog “New Simple Queue”.

Pada Name dapat diisi apa saja sesuai dengan kebutuhan. Kemudian pada Target Address bisa diisi dengan IP yang akan ditembak, bisa satu IP dengan komputer yg sedang dipakai.

Pada bagian Burst, Max limit (Target Upload dan Target Download) dapat isi sesuai dengan keiinginan. Misal, diisi dengan 256 Kbps maka yang didapat oleh client juga sebesar itu pula.

Burst digunakan agar kecepatan bisa mencapai 512 Kbps (Burst Limit) dengan syarat tidak download apapun hingga 192 Kbps (Burst Threshold) dalam waktu 8 second (Burst Time).

Kemudian Klik Apply dan Klik OK.

Apabila kita akan membagi bandwithnya maka, tambah queue baru dengan memilih add (+) dan isikan namanya, target address dan max limitnya.

Name : Ruang1

Target Address : 192.168.10.0/24

Max limit target uploadnya 1 M dan dan target downloadnya 1 M.

Kemudian masuk pada tab Advance , disinilah nanti bandwith akan dibagi. Pada bagian Limit At diisi dengan 512 Mb dan 512 Mb.

Pada bagian Parent diisi dengan nama queue yang awal tadi “Kantor”..

Kemudian klik Apply dan klik OK.

Maka dapat kita lihat tampilan manajemen bandwith yang telah kita lakukan dengan simple queue.

sampai disini manajemen Manajemen Bandwith dengan Simple Queue Mikrotik

referensi : http://dynastymasra.wordpress.com/2013/12/14/manajemen-bandwith-dengan-simple-queue-mikrotik/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s