Sekilas Tentang Hotspot

yap..kali ini kita mencoba mengenal sekilas tentang hotspot.. pada tulisan kali ini hanya membahas mengenai fungsi dan parameter konfigurasi hotspot.
oke langsung aja

1. Fungsi Hotspot dalam Jaringan Wireless
Fungsi utama hotspot adalah sebagai pusat pemancar/penerima jaringan LAN (Local Area Network) yang kemudian Hotspot tersebut biasanya terhubung ke Internet. Sehingga laptop/netbook yang berada pada area jangkauan Hotspot dan kemudian terhubung dengan jaringan hotspot itu maka biasanya akan bisa terhubung ke internet.
Hotspot itu adalah alah satu bentuk pemanfaatan teknologi Wireless LAN pada lokasi-lokasi publik seperti taman, perpustakaan, restoran ataupun bandara. Pertama kali digagas tahun 1993 oleh Brett Steward. Dengan pemanfaatan teknologi ini, individu dapat mengakses jaringan seperti internet melalui komputer atau laptop yang mereka miliki di lokasi-lokasi dimana hotspot disediakan.
Pada umumnya, hotspot menggunakan standarisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g. Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11 b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11 g) dalam jarak hingga 100 meter.

2. Parameter-Parameter yang harus dikonfigurasi dalam Pembuatan Hotspot
Beberapa parameter penting pada hotspot antara lain :
• Station bergerak (mobile)
• Access Point
• Switch, Router, Network Access Controller
• Web server atau server yang lain
• Koneksi Internet kecepatan tinggi
• Penyedia Jasa Internet Internet Service Provider
• Wireless ISP

a. Limit (rx/tx)
Untuk melakukan limitasi kecepatan akses (rate limit) user, bisa dikonfigurasi pada User Profile. User profile digunakan untuk melakukan Grouping User, Konfigurasi-konfigurasi umum untuk setiap user bisa dilakukan pada User Profile. Pengaturan kecepatan akses bisa diset pada parameter Rate Limit (rx/tx) Sehingga nanti setiap user yang menggunakan profile tersebut akan mendapatkan kecepatan akses maksimal untuk upload dan download Pada user profile bisa juga dilakukan pengaturan Advertisement.

b. DHCP server
DHCP server ini berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada setiap user. Cara ini memudahkan pengunjung untuk mengakses hotspot Anda (khususnya untuk sistem free tanpa login). Namun, cara ini bisa juga memberikan lubang keamanan karena Anda lebih sulit untuk mengendalikan pengunjung yang mengakses hotspot.

c. Walled Garden
Alamat web yang dapat diakses secara gratis tanpa perlu menggunakan login yang biasanya tersedia pada voucher. Anda bisa menentukan beberapa alamat web yang bisa diakses secara gratis tanpa perlu login. Tujuannya adalah agar calon pengguna bisa mencoba kecepatan akses hotspot Anda terlebih dahulu.

d. Landing Page
Halaman depan sebuah Hotspot. Hotspot yang baik seharusnya dikonfigurasi agar menampilkan halaman ini secara otomatis jika terjadi kesalahan login atau login tidak dikenal. Halaman ini merupakan halaman awal yang muncul sebelum menggunakan hotspot.

e. Konfigurasi akses Internet
Infrastruktur jaringan yang harus dibuat pada dasarnya cukup sederhana. Dasarnya, untuk koneksi ke Internet akan dibutuhkan modem. Dari modem, koneksi akan dimasukkan ke router atau gateway. Selanjutnya, dari router koneksi baru dibagi ke client via koneksi kabel ataupun wireless (via Access Point).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s